manjoursi.com — Program Samsung
Innovation Campus (SIC) Batch 7 yang diikuti oleh siswa MAN 2 Kota Bekasi
memasuki Stage 3 (AI:
Crafting Thoughts for Machines), sebuah tahap krusial yang
menitikberatkan pada penerapan Artificial
Intelligence (AI) dan Internet
of Things (IoT) melalui studi kasus berbasis proyek. Pada tahap
ini, peserta ditantang untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu
mengimplementasikan solusi teknologi secara nyata dan terintegrasi.
Stage 3
yang mengusung tema AI:
Crafting Thoughts for Machines dirancang untuk membekali
peserta dengan pemahaman menyeluruh tentang alur Machine Learning, mulai dari
pengumpulan data sensor, pengolahan dataset, pembuatan dan evaluasi model,
hingga penerapan model AI pada sistem IoT dan perangkat edge. Peserta yang
terlibat merupakan siswa kelas XI
dan XII MAN 2 Kota Bekasi yang dibagi ke dalam beberapa tim
kerja sesuai peran, yaitu controller,
sensor,
dan aktuator.
Peserta bekerja secara berkelompok sesuai tim yang telah ditentukan sejak tahap
registrasi, sehingga aspek kolaborasi dan kerja tim menjadi bagian penting dari
proses pembelajaran.
![]() |
| Dashboard dan Visualisasi masing-masing Tim |
Dalam
studi kasus ini, setiap tim diwajibkan menyusun ide dan use-case berbasis AI + IoT yang relevan
dengan permasalahan di lingkungan sekitar. Tema yang dikembangkan mencakup
berbagai kategori, seperti Smart
Environment, Smart
Security, Smart
Energy, Smart
Assistance, hingga Predictive
Alert. Seluruh proyek harus berbasis Machine Learning,
bukan sekadar sistem berbasis aturan (rule-based).
Tahapan
pengerjaan proyek meliputi pemilihan tema, perumusan tujuan, pengumpulan
dataset nyata dari sensor, proses training
dan evaluasi model menggunakan tools seperti Scikit-learn atau Edge Impulse, hingga
integrasi sistem dengan perangkat ESP32.
Peserta juga dituntut untuk menampilkan hasil prediksi AI secara real-time melalui dashboard Streamlit,
serta menghubungkan output prediksi dengan aktuator seperti LED, buzzer, relay,
atau OLED.
Selain
aspek teknis, peserta diwajibkan menyusun dokumentasi proyek secara sistematis
dalam bentuk laporan tertulis dan video demo. Laporan mencakup latar belakang
masalah, tujuan proyek, komponen yang digunakan, dataset dan pelabelan, hasil
pelatihan model, pengujian sistem, hingga kendala dan solusi yang dihadapi
selama pengerjaan. Video demo menjadi bukti implementasi nyata dari sistem AI +
IoT yang dikembangkan.
Melalui
Stage 3 ini, Samsung Innovation Campus Batch 7 mendorong peserta untuk mengasah
kemampuan berpikir
kritis, pemecahan masalah, komunikasi teknis, dan kolaborasi tim.
Tahap ini menjadi fondasi penting sebelum peserta melangkah ke tahap
selanjutnya, yaitu integrasi akhir dan peluncuran inovasi.
Dengan pendekatan pembelajaran berbasis
proyek dan teknologi masa depan, Samsung Innovation Campus terus berkomitmen
mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan
industri digital. Pada tahap ini, peserta
dari MAN 2 Kota Bekasi telah berhasil menyelesaikan tugas akhir Stage 3,
yang mencakup pengembangan proyek AI + IoT secara utuh mulai dari perancangan
ide, pengolahan dataset, pelatihan model Machine Learning, hingga integrasi sistem
dan dokumentasi akhir. Selanjutnya, para peserta menunggu pengumuman kelulusan ke Stage
4 (Final Integration: Innovation Launch) yang dijadwalkan pada 20 Desember 2025.
Abdul Khoir, Guru Pembimbing Samsung Innovation Campus MAN 2 Kota
Bekasi, menyampaikan bahwa kecerdasan
buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini telah
menjadi kebutuhan dalam kehidupan manusia. Menurutnya, pemanfaatan AI
berkembang sangat pesat dan masif, khususnya di dunia bisnis, serta telah
merambah berbagai sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, pemasaran, desain,
hingga pemrograman.
Ia menegaskan bahwa pentingnya AI bagi generasi penerus
bangsa tidak lagi sebatas pada kemampuan menggunakan teknologi, melainkan pada
pemahaman cara kerja AI itu sendiri. Dengan pemahaman tersebut, generasi muda
diharapkan mampu merancang dan membangun sistem kecerdasan buatan secara
mandiri untuk menyelesaikan berbagai permasalahan nyata di masyarakat.
Lebih lanjut, Abdul Khoir menilai Stage 3 Samsung Innovation Campus
yang mengusung tema AI:
Crafting Thoughts for Machines menjadi pengalaman yang sangat
berkesan, baik bagi dirinya sebagai pembimbing maupun bagi 12 peserta perwakilan MAN 2 Kota
Bekasi. Selama mengikuti pendampingan melalui platform dibimbing, para
peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan memperoleh banyak pengalaman baru,
tidak hanya dalam bidang AI, tetapi juga penguatan soft skills sebagai bekal meniti karier di
masa depan.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta Samsung Innovation Campus Batch 7
Stage 3 agar terus menjaga semangat dalam menimba ilmu.
Menurutnya, keberhasilan akan dapat diraih dengan kesiapan menghadapi berbagai
tantangan dan hambatan. Apresiasi turut disampaikan kepada platform dibimbing yang bekerja
sama dengan Samsung, dengan harapan peserta MAN 2 Kota Bekasi dapat
berkontribusi dalam pengembangan serta inovasi teknologi di masa depan.
Sumber : Jurnalistik MAN 2 Kota Bekasi


0 Komentar